Mengenang Sejarah Peperangan Guntung, Menorehkan Nama Tengku Buang Asmara di Sabak Auh

By Redaksi SR 18 Nov 2021, 11:24:45 WIB Riau

Berita Terkait

Berita Populer

Mengenang Sejarah Peperangan Guntung, Menorehkan Nama Tengku Buang Asmara di Sabak Auh

SIAK- Jelajah sejarah dan napak tilas Sultan ke II Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah atau Tengku Buang Asmara menjadi momen penting bagi masyarakat Kabupaten Siak.

Selain untuk menggaungkan nama Tengku Buang Asmara sebagai calon pahlawan nasional, Pemerintah Kabupaten Siak ingin memberikan edukasi bagi generasi muda saat ini.

Seperti yang disampaikan Bupati Siak Alfedri bahwa sejarah peperangan di Pulau Guntung ini memag sagat peelu diperingati.

"Insyaallah semoga usulan kita untuk mengangkat sultan ke II Mahmud Abdul jalil muzaffarsyah atau Tengku buang asmara sebagai pahlawan nasional, bisa terwujudkan,"ujar Alfedri kepada media belum lama ini.

"Kita memperingati 262 tahun terjadinya perang dan upaya menggaungkan Tengku buang asmara. Peperangan yang terjadi di 6 November 1957 di pulau Guntung, kita peringati itu,"sambungnya.

Menurut dia, pengusulan Tengku Buang Asmara sebgai calon pahlawan nasional ini tentunya membutuhkan komitmen bersama, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Siak, khususnya masyarakat Desa Selat Guntung.

Sementara itu ketua pelaksana Wan Idris mengatakan, selaku pelaksana kegiatan jelajah sejarah dan napak tilas Sultan ke II Kerajaan Siak Sultan Mahmud Abdul Jalil Muzaffarsyah atau Tengku Buang Asmara mengucapkan terima kasih kepada  Bupati Suak Alfedri, Camat Kematan Sabak Auh Tengku muhtasar,  Baharudin Kepala Desa ,kaur desa  dan seluruh lapisan masyarakat Desa  Selat Guntung yang telah banyak meluangkan waktu pikiran demi terwujudnya kegiatan ini.

Untuk diketahui seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Siak turut serta mensukseskan acara 'gowes' atau bersepeda dengan menempuh jarak rute sejauh 61'5KM. Star di mulai dari kampung tengah kecamatan Mempura dan finis di tugu perang  Guntung  di Desa Selat Guntung, Kecamatan Sabak Auh.

Gowes ini, sebutnya, yang di  ikuti berbagai komunitas, organisasi, perangkat daerah dan camat se- Kabupaten Siak."Rute lengkap yang kita lewati mulai dari kampung tengah menuju Paloh,Koto ringin,sungai limau,dusun Pusako,Fery teluk mesjid atau bandar sungai dan finis nya di selat guntung Kecamatan Sabak Auh,"paparnya

Wan idris juga berharap kedepannya kegitan jelajah sejarah dan napak tilas ini di 6 November tahun mendatang akan terlaksana lebih sukses dari sekarang ini.

"Acara ini akan kita adakan setiap tahun nya untuk memperingati sejarah peperangan yang terjadi di 6 November 1957 di pulau Guntung," imbuhnya.

Bhabinkamtibmas Desa Selat Guntung Polsek Sabak Auh,Bripka Zulfikar berharap kedepan nya ini menjadi momen besar untuk Kabupaten Siak, khusunya Desa Selat Guntung sendiri, sehingga generasi muda kedepannya bisa mengenal sejarah yang terjadi di daerah sendiri

"Dan kelak ini akan menjadi momen untuk kemajuan desa selat Guntung ini sendiri kedepan nya Aamiin," tutup nya.***




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment