Fokus Ornup, Dorong Pemda Inhil Segera Lakukan Asisment Eselon II, Indra: Terlalu Banyak Plt

By Redaksi SR 07 Agu 2020, 19:11:14 WIB Riau

Berita Terkait

Berita Populer

Fokus Ornup, Dorong Pemda Inhil Segera Lakukan Asisment Eselon II, Indra: Terlalu Banyak Plt

Keterangan Gambar : (Ilustrasi/internet)


TEMBILAHAN (SUARARAYA.COM)- Banyaknya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Indragiri Hilir yang belum diisi kepala dinas (kadis) definitif hingga jabatan sekretaris daerah (Sekda).

Ini membuat Sekjen Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop), Indra Gunawan mendorong pemerintah daerah (pemda) segera mengisi kekosongan jabatan itu untuk mengoptimalkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

"Sekjen Fokus ornop Indra Gunawan mendorong pemerintah daerah segera membentuk panitia seleksi (pansel) dan melaksanakan lelang jabatan (open bidding) terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan kepala OPD," ujarnya. (07/08/2020). 

Pengisian jabatan SKPD oleh pelaksana tugas (Plt) sangat berpengaruh terhadap kinerja. Bisa tumpang tindih. Tidak efektif.

 Pemilihan Plt itu, kata dia, juga tidak mengedepankan asas pangkat, usia, pendidikan pelatihan jabatan dan pengalaman jabatan sebagaimana aturan yang tercantum dalam Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara Nomor: K. 26-30/V.20-3/99. 

“Bagaimana mau menciptakan pemerintahan yang baik dan mampu bergerak cepat untuk merealisasikan RPJMD demi kemajuan Kabupaten Inhil, Kalau jabatan SKPD Banyak diisi oleh Plt dan banyak pula, Belum lagi menghadapi masalah covid-19, " ucap Indra Gunawan.

Dia menjelaskan, jabatan strategis kepala dinas bila diisi oleh Plt bisa menghambat roda organisasi. Hal itu karena ada batasan wewenang yang melekat pada Plt. 

Maka dari itu, bupati dan jajarannya harus segera berkonsultasi dengan pemerintah provinsi untuk mengurus hal tersebut. 

"Lakukanlah fit and proper test yang profesional agar melahirkan pemimpin yang kompeten. Fit and proper test akan menghasilkan kepala SKPD yang berkualitas dan objektif dengan mengedepankan pertimbangan pangkat, usia, pendidikan dan pelatihan jabatan serta pengalaman jabatan,” kata dia. 

Intinya kembalikan semua pada porsi proforsional dan profesionalnya. Karena salah satu indikator kurang optimalnya pelayanan dan komitmen kerja di karena posisi yang tidak pada keilmuannya.

" Jangan terlalu lama posisi jabatan SKPD, Dijabat oleh Plt bisa jadi pemda Inhil dapat rekor muri dengan jumlah SKPD Plt terbanyak," ujarnya. 

Efeknya ada kursi jabatan yang kosong di SKPD-SKPD. “Pejabat juga sampai ada rangkap jabatan, karena ada pejabat yang pensiun, Pindah sehingga ada yang mengundurkan diri,” tutupnya dia.(rls) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment