Terjaring Razia, Mobil Damkar Pemko Pekanbaru Tak Ditahan, Begini Penjelasannya

By Redaksi SR 20 Nov 2019, 08:48:51 WIB Riau
Terjaring Razia, Mobil Damkar Pemko Pekanbaru Tak Ditahan, Begini Penjelasannya

Keterangan Gambar : Foto : Satria/Suararaya.com


PEKANBARU (SUARARAYA.COM)-Kendaraan operasional Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Pekanbaru terjaring dalam operasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau di Jalan Cut Nyak Dien, Selasa (19/11/2019).

Kendaraan operasional milik Dinas Pemadam kebakaran ini pajaknya mati atau belum dibayar wajib pajaknya sejak tahun 2014.

"Kita akan menyurati Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Pekanbaru untuk segera menyelesaikan perpanjangan pajak kendaraan opresionalnya itu,"ucap Bambang, Kasubid Pembayaran PKB Bapeda Provinsi Riau.

Dari data yang diterima redaksi, di website badanpendapatanriau.go.id, mobil dengan nomor polisi BM 8267 D, sudah jatuh tempo lima tahun satu bulan sembilan hari, terhitung dari tanggal 6 September 2014. Estimasi tunggakan pajak yang harus dibayarkan mencapai Rp12.628.770.

Kepala Damkar Kota Pekanbaru Burhan Gurning saat dikonfirmasi mengakui bahwa mobil itu milik instansinya. Kata dia, mobil itu merupakan hibah dari Chevron.

"Itu hibah dari Chevron," kata Burhan Gurning, Selasa (19/11/2019).

Kata dia, sampai kini proses administrasi hibah itu belum selesai. Ia tidak memastikan kapan hibah itu diberikan kepada Damkar.

"Urus administrasinya belum selesai. Udah lama itu. Proses hibahnya belum selesai dari Chevron," kata dia.

Namun, mobil itu tidak sempat ditahan. Sebab, jika ditahan akan merepotkan jika terjadi kebakaran. "Kalau ditahan bagaimana jika terjadi 65 (kebakaran). Bahaya. Tetapi tidak jadi ditilang, SOP kan ada," kata dia.***

 

 

 

 

 


Penulis : Satria
Editor    : M Kurniawan




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment